Fakultas Pertanian UMP Tuan Rumah MUSWIL wilayah III ISMPI
wilayah III akan dilaksanakan di
Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 6-8
Desember mendatang. Acara musyawarah
wilayah ini merupakan hajatan terbesar Kordinator Wilayah III ISMPI. Dalam
acara yang merupakan agenda rutin tahunan ini, mahasiswa yang tergabung dalam
Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia ini dapat melatih jiwa kepemimpinan
demi terwujudnya organisasi yang mampu membantu pembangunan pertanian
Indonesia. Selain itu, peserta juga dapat bersilaturahmi dan bertukar pikiran
terkait berbagai permasalahan di
bidang pertanian. Penunjukkan Fakultas
Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto sebagai tuan rumah sendiri
merupakan bukti dari kiprah lembaga-lembaga mahasiswa di Fakultas Pertanian
dalam mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan ISMPI mulai diperhitungkan.
Musyawarah wilayah ke-IX Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian
Indonesia
Dalam acara ini, berbagai sidang akan dilakukan untuk
mendemisioner pengurus hingga pemilihan pengurus baru. Tak hanya itu, acara
yang akan diikuti oleh 19 Intititusi seJateng-DIY ini juga akan ditindaklanjuti
dengan aksi penanaman
pohon di Desa Cikakak Kecamatan
Wangon sebagai bentuk kepedulian mahasiswa pertanian terhadap lingkungan. Acara penaman pohon
ini sebenarnya juga dalam
rangka memperingati Hari Pohon Sedunia yang jatuh pada 20 November lalu.
Pemilihan desa Cikakak sebagai lokasi penenaman karena hutannya yang telah kritis sehingga habitat berbagai satwa terancam. Imbasnya berbagai satwa seperti kera dan musang turun ke rumah warga sehingga meresahkan. Dengan penanaman pohon ini diharapkan akan mampu menormalisasi habitat satwa sehingga satwa tak lagi turun ke pemukiman warga. Bibit pohon sendiri didapat dari kerjasama BEM Pertanian dengan Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas. [Red]
Pemilihan desa Cikakak sebagai lokasi penenaman karena hutannya yang telah kritis sehingga habitat berbagai satwa terancam. Imbasnya berbagai satwa seperti kera dan musang turun ke rumah warga sehingga meresahkan. Dengan penanaman pohon ini diharapkan akan mampu menormalisasi habitat satwa sehingga satwa tak lagi turun ke pemukiman warga. Bibit pohon sendiri didapat dari kerjasama BEM Pertanian dengan Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas. [Red]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar